Tujuh Penyebab Perbedaan Data Facebook dan Google Analytics
30/07/2018

Bagi yang menggunakan Google Analytics untuk keperluan atribusi, pasti sering menemukan adanya perbedaan data Facebook dan Google Analytics. Tentunya banyak dari teman-teman sekalian yang juga bertanya-tanya apa penyebabnya, namun kesulitan menemukan jawaban yang pasti. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas 7 penyebab adanya perbedaan data Facebook dan Google Analytics.
Tujuh Penyebab Perbedaan Data Facebook dan Google Analytics
Berdasarkan pengalaman saya, berikut 7 alasan mengapa data di dashboard Facebook dan Google Analytics akan selalu berbeda:
1. Perbedaan people dengan cookies
Google Analytics melakukan tracking berdasarkan cookies, yaitu semacam penanda yang tersimpan di browser anda saat anda mengunjungi website tertentu. Google Analytics menggunakan cookies tersebut untuk mengidentifikasi pengunjung website. Jadi apabila anda mengganti browser atau menggunakan lebih dari 1 device (misalnya laptop, smartphone, atau tablet), anda akan dihitung sebagai orang yang berbeda.
Facebook melakukan tracking berdasarkan people. Hampir di semua device dan browser yang kita gunakan, kita terhubung (log in) ke akun Facebook kita. Akun inilah yang digunakan Facebook untuk mengidentifikasi pengunjung website. Jadi walaupun anda mengganti browser maupun device, Facebook tetap bisa mengenali anda sebagai orang yang sama.
2. Perbedaan Attribution Model
Ada beberapa pilihan Attribution Model di Google Analytics, namun secara default, model yang digunakan adalah last click. Kemudian, untuk melakukan tracking sumber traffic dari luar Google Ads, advertiser wajib menambahkan UTM Parameter pada link URL yang mereka gunakan. Karena memerlukan UTM Parameter, Google Analytics hanya bisa melakukan identifikasi pada konversi dari traffic yang datangnya dari klik link URL.
Secara default, Facebook menggunakan model last touch dalam melakukan atribusi. Artinya, Facebook tidak hanya menghitung konversi yang datangnya dari klik, namun juga konversi yang dihasilkan oleh audience yang hanya melihat iklan tanpa mengklik iklan tersebut.

3. Perbedaan Attribution Window
Google Analytics secara default menggunakan attribution window (atau lookback window) 30 hari. Kita bisa mengatur window tersebut antara 1-90 hari.
Sedangkan Facebook menggunakan 28 hari setelah klik dan 1 hari setelah melihat iklan sebagai attribution window secara default. Berbeda dengan Google Analytics, pilihan window di Facebook terbatas pada 1 hari, 7 hari, dan 28 hari saja.

4. Membandingkan Clicks dengan Sessions
Salah satu pertanyaan yang paling banyak dikemukakan ketika membahas perbedaan data Facebook dan Google Analytics yaitu perbedaan antara jumlah klik di dashboard Facebook dengan jumlah sessions di Google Analytics. Perlu diketahui bahwa klik tidak sama dengan sessions, yang artinya bahwa perbedaan antara keduanya adalah hal yang wajar dan oleh karenanya tidak dapat dibandingkan.
Secara default, jeda antar sessions di Google Analytics adalah 30 menit. Artinya, jika seorang user 2 kali mengklik iklan yang sama dalam waktu 30 menit, Facebook akan menghitung sebagai 2 klik namun Google Analytics hanya akan menghitung sebagai 1 session. Sebaliknya, jika seorang user 1 kali mengklik iklan, meninggalkan website tersebut kemudian kembali lagi (tanpa mengklik iklan) setelah 30 menit, Facebook akan menghitung sebagai 1 klik namun Google Analytics akan menghitung sebagai 2 sessions.
5. Konversi yang terjadi lebih dari satu kali
Google Analytics hanya dapat mengasosiasikan satu kali konversi dari satu klik. Sebagai contoh, seorang user mengklik iklan 1 kali, masuk ke sebuah website e-commerce dan melakukan 2 kali pembelian. Facebook akan menghitung 2 kali terjadinya konversi. Google Analytics hanya menghitung 1 kali terjadinya konversi, dengan 1 konversi lainnya dianggap berasal dari direct traffic.
6. Waktu terjadinya konversi
Misalkan seorang user melihat iklan pada hari Senin. Ia mengklik iklan tersebut, masuk ke sebuah website e-commerce namun tidak melakukan pembelian. Kemudian ia kembali ke website tersebut pada hari Rabu dan melakukan pembelian.
Google Analytics akan menghitung konversi terjadi pada hari Rabu (hari terjadinya konversi).
Facebook akan menghitung konversi terjadi pada hari Senin (hari terjadinya interaksi pada iklan).
7. Cross-domain tracking
Dalam beberapa kejadian, interaksi di dalam website dapat me-redirect user ke halaman lain dengan domain yang berbeda. Biasanya terjadi pada website e-commerce atau online travel yang menggunakan sistem shopping cart pada domain yang terpisah dari domain utama.
Pada saat user berpindah domain, UTM Parameter yang digunakan untuk tracking domain pertama tidak akan tersambung pada domain kedua. Akibatnya, konversi yang terjadi pada domain kedua tidak akan diidentifikasi sebagai traffic yang datang dari UTM Parameter yang digunakan.
Sedangkan Facebook Pixel dapat melakukan tracking pada domain yang berbeda, asalkan kode Facebook Pixel tersebut dipasang pada kedua domain.
What do you think?
Demikianlah pembahasan mengenai penyebab adanya perbedaan data Facebook dan Google Analytics. Apabila ada pertanyaan atau komentar, jangan ragu untuk menuliskannya pada kolom di bawah ini.
Have a great week ahead!

seru ya kl bisa mempelajari ini semua dan diterapkan dalam internet marketing.. sekarang belajar google analytic dl, baru ngelirik fb 😁
siap. terima kasih sudah mampir 🙂
Saya punya blog baru, kebetulan mau cari alat untuk analisa perkembangannnya ke depan. Kalo menurut mas kira kira apa ya yg cocok? Khususnya untuk blog informasi seperti yg saya bangun sekarang. http://ayokesoppeng.com
tergantung analisa dalam bentuk apa yang diinginkan. apabila hanya traffic sepertinya Google Analytics sudah cukup
Belum bisa memahami tulisannya..
Baru belajar soalnya…
Sukses terus,di tunggu tulisan lainnya.
makasih kang, semoga bermanfaat
Moga bermanfaat untuk saya kedepannya
siap mas
Tentang people dengan cookies mas. Bagaimana facebook memeperlakukan browser yang tidak login ke sebuah akun?
kalau tidak pernah login sama sekali tidak akan terdeteksi
Makasih mas informasinya walaupun masih ada yang belum saya pahami. Tapi saya suka dengan penulisan dan gaya bahasanya. Tepat, lugas dan mudah dipahami.
terima kasih mas. semoga bermanfaat
Keren sih pembahasan nya
Saya juga lagi trs belajar mas
terima kasih mas, semoga bermanfaat ya.
Jd lebih efektif atau lebih akurat yg mana? Terutama untuk menentukan konversi
dua-duanya akurat, hanya beda penggunaannya saja
Cukup informatif. Tapi mas, arah penerapan info tersebut tuk apa saja ya??
untuk pengetahuan saja mas, karena selama ini banyak yang belum tau kenapa datanya selalu berbeda antara FB dan Google Analytics
ini artikel yang bagus untuk menterjemahkan tiap point nya kepada client sehingga saya bisa memberikan wawasan lebih untuk client
terima kasih mas, semoga bermanfaat
Ninggalin jejak buat belajar IM nih…
siap mas, semoga bermanfaat
Saya baru tau.. terimakasih infonya..
sama-sama mas. semoga bermanfaat ya
bagus pembahasannya jadi sekarang gak usah nyamain lagi antara prospek di FB dan google
siap mas, semoga bermanfaat
Facebook seperti nyebarin brosur di mall, Google seperti orang yang sakit yang butuh obat dan sudah tau nama obatnya tinggal cari aja lagi.. Itu sih menurut ku bedanya hehehe
itu Google Search Ads mas, bukan Google Analytics hehehe
Mantab Mas
terima kasih, semoga bermanfaat
Mau tanya Pak
Saya baru jalanin iklan fb dengan objective Landing Page View
Beberapa hari kemarin cek, Result di Business Manager Landing Page Viewnya sekitar 13, namun traffic di analytics di hari yg sama hanya 1.
Kira2 kenapa ya Pak dan apa ada usulan solusi?
Terima kasih
perlu dianalisa lebih lanjut mas. sesuai dengan artikel di atas, penyebabnya bisa satu atau lebih.
Apakah bisa google analytics dan facebook pixel dipasang didalam website yang sama?
bisa, tidak ada masalah
Tentang people dengan cookies,
Bagaimana kalau di browser tsb ada beberapa account FB berbeda yang pernah login, apa bisa di analisa
saya tidak punya jawaban pastinya, namun kejadian tersebut harusnya sangat kecil kemungkinannya, jadi secara data harusnya tidak akan terpengaruh banyak
Halo mas Andreas
saya. mau tanya , bila data conversion di google analytics sama di database kita berbeda jumlah yang sangat mencolok kira2 apa penyebabnya ya?
Sudah dilakukan otak atik berkali kali tetep hasilnya jomplan, lebih banyak di database website daripada di google analytics.
apa kemungkinan penyebabnya yang mengakibatkan lost count dari google analytics ya mas, terimakasih banyak sebelumnya.
setup google analytics nya mungkin perlu diperbaiki
Ngalamin nasib serupa. Tiap bulan selalu ada masalah antara data FB ads dan google analytic. Saya gak bisa utak atik google analytic karena dipegang atasan saya, namun setiap bulannya saya ditanya kenapa data google analytic sekian. (Misal data google analytic 200an sedangkan data click di FB 600-an). Pusing banget. Harus gimana… jujur sudah baca semua analisis diatas tapi masih sulit untuk memahami
Bang, di blog saya Hasil yang klik iklan FB itu 900an, tapi pengunjung uniq di google analitic cuma 300an ya bang?
Analisanya gimana ya bang kalo bisa bantu
analisisnya sesuai artikel di atas