Membuat Value Based Lookalike Audience
13/08/2018

Value Based Lookalike (VB-LAL) Audience merupakan pengembangan dari Lookalike Audience biasa yang dapat kita buat di Facebook Ads Manager. Sudah familiar dengan lookalike audience? Kalau belum, bisa klik di sini untuk membaca artikel sebelumnya dulu ya.
Pada kesempatan ini kita akan membahas mengenai Value Based Lookalike Audience: apa bedanya dengan lookalike audience biasa, dan bagaimana cara membuatnya.
Apa itu Value Based Lookalike Audience?
Sesuai namanya, Value Based Lookalike Audience merupakan lookalike audience yang dibuat berdasarkan nilai (value) dari audience yang menjadi sumber data (custom audience). Sebagai gambaran, mari kita gunakan data customer yang menjadi pembeli di sebuah toko:
Customer A membeli produk seharga Rp 1.000
Customer B membeli produk seharga Rp 10.000
Customer C membeli produk seharga Rp 100.000
Apabila kita memasukkan data pembeli tersebut sebagai Custom Audience dengan file upload dalam bentuk csv, pada versi terdahulu kita tidak dapat memasukkan nilai (value) pembelian. Akibatnya seluruh pembeli dalam file yang kita upload dianggap memiliki nilai yang sama. Padahal tidak semua pelanggan toko kita membelanjakan nominal yang sama besarnya, Data yang kita gunakan di atas adalah salah satu contohnya.
Dari data di atas, tentunya customer C merupakan customer yang “lebih berharga” untuk sang pemilik toko daripada customer A dan B karena customer C mendatangkan uang lebih banyak kepada toko tersebut. Nah, di sinilah Value Based Lookalike Audience menjadi pembeda dengan versi customer file upload sebelumnya. Dengan menggunakan Value Based Lookalike Audience, algoritma Facebook dan Instagram akan otomatis memberi prioritas untuk audience yang kemungkinan akan membelanjakan nominal yang lebih besar di toko kita.
Data nilai (value) yang kita upload menjadi sumber data Facebook untuk mempelajari karakteristik audience mana yang akan memberikan value yang besar dan audience mana yang akan memberikan value yang kecil. Sehingga, penayangan iklan kita akan dioptimalkan untuk menjangkau audience yang kemungkinan memberikan value lebih besar untuk kita.
Cara Membuat Value Based Lookalike Audience
Mirip dengan cara membuat custom audience biasa dengan file upload, pertama-tama kita klik Create Custom Audience kemudian pilih Customer File.

Namun berbeda dengan mengupload customer file biasa, kali ini kita pilih Include LTV for better performing lookalikes.

Seperti biasa, ada banyak identifier yang bisa kita gunakan dalam customer file (kotak biru). Namun yang biasanya umum digunakan hanya nama, email, dan nomer telepon. Apabila bingung, bisa download file template nya terlebih dahulu (panah merah). Setelah file nya siap, tinggal upload di tempat yang disediakan (panah hitam).

File yang akan diupload harus mencatat nilai (value) transaksi dari setiap customer. Supaya gampang dan akurat, biasanya saya menyarankan supaya nilai ini adalah nilai keseluruhan transaksi dari masing-masing customer selama mereka menjadi pelanggan anda. Jadi nilainya akan berbanding lurus dengan seberapa berharga customer tersebut bagi anda.

Saat diupload, kita akan diminta memilih kolom mana yang mencatat nilai transaksi. Pilihlah kolom yang sudah dipersiapkan sebelumnya.

Sisanya akan sama dengan pembuatan custom audience dengan customer file.
Setelah custom audience ini selesai dibuat, tinggal dibuat lookalike audience nya saja. Lookalike audience tersebut akan otomatis menjadi Value Based Lookalike Audience.
Beberapa Catatan Penting
- Untuk membuat lookalike audience, dibutuhkan minimal 100 data pada custom audience. Ini berlaku juga untuk Value Based Lookalike Audience
- Nilai transaksi yang dimasukkan tidak perlu dalam format mata uang manapun. Cukup masukkan angkanya saja
- Sebisa mungkin jangan menggunakan skala dalam menentukan value. Apabila tidak memungkinkan untuk memasukkan nilai transaksi, bisa menggunakan jumlah berapa kali terjadinya transaksi
What do you think?
Apakah anda pernah menggunakan Value Based Lookalike Audience dalam campaign anda? Bagaimana hasilnya dibandingkan dengan lookalike audience biasa? Tuliskan komentar dan pertanyaan anda pada kolom di bawah ini.
Have a great week ahead!

Hi kak. Saya mau tanya, misalkan kita bikin LAA itu sudah berdasarkan CA yg dari objektif video view sebelumnya, lalu untuk audience LAA itu bagusnya langsung di iklankan pakai objkf konversi aja atau pakai objektif video view lagi buat ngumpulin lebih banyak penonton? Terimakash
tergantung tujuannya. kalau tujuannya buat dapat penjualan/action di website bisa langsung pakai conversion
Kak mau tanya juga. Sekarang kan minimal bikin CA itu 1000 data ya. Kalo masih belum sampai 1000 belum bisa dipakai. Kalo sudah 1000 baru bisa dibikin LAAnya. Yg mnjadi pertanyaan saya, sudah beberapa kali saya mencoba membuat LAA setelah CA sampai 1000 value nya, namun LAA sampai lama sekali gak jadi”. di kolom “size” tertera “size varies” gitu terus kak gak muncul” nilainya. Jadi gak bisa dipakai utk adset. Bahkan sampai sya tinggalkan saya bikin kampanye baru pakai interest. Dan yg LAA itu tadi sampai skrg sudah hmpir sebulan tetap tidak muncul nilainya. Dan skrg bahkan saya mencoba lagi bikin LAA dari interest yg baru tadi, juga seperti itu, sudah berhari” gak jadi” LAAnya. Sampai saya coba paksakan jalankan kampanye pakai LAA yg belum muncul nilainya itu ternyata ya memang kampanyenya tidak menghasilkan data apa”. Mungkin bisa membantu kak kendala yg saya hadapi ini. Terimakasih sebelumnya
untuk LAA yang muncul ‘size varies’ itu LAA yang fitur baru, jadi LAA sekarang tidak berdasarkan negara lagi, tapi tergantung audience di lokasi yang dipilih di AdSet. kalau setelah dinyalakan ternyata ads tidak berjalan itu kemungkinannya ada banyak, salah satunya mungkin size audience nya terlalu kecil di lokasi tersebut.