Menggunakan Fitur Exclude Audience
09/07/2018

Kalau berbicara tentang Facebook ads banyak yang membahas tentang targeting audience yang tepat, namun sedikit yang membahas mengenai cara exclude audience. Padahal mengecualikan (excluding) audience juga sama pentingnya dalam menentukan target audience yang optimal.
Apa itu Exclude Audience?
Jadi, ini adalah kebalikannya dari memilih audience yang akan melihat iklan kita. Exclude audience merupakan cara supaya sebagian dari audience yang kita pilih tidak akan melihat iklan kita. Intinya, mengecualikan sebagian audience supaya iklan kita tidak ditayangkan kepada mereka.
Lho kenapa harus dikecualikan?
Karena ada sebagian audience yang kita rasa kurang relevan atau kurang cocok untuk ditampilkan iklan kita. Dan kita yakin bahwa jika iklan kita ditayangkan kepada mereka, kita hanya akan membuang-buang uang saja.
Fitur Exclude Audience di Ads Manager
Fitur exclude audience ini bisa kita gunakan di level Ad Set. Ada 3 cara melakukan exclude audience, yaitu exclude custom audience, exclude berdasarkan lokasi, dan exclude dari detailed targeting.

Exclude Custom Audience
Fitur ini bisa kita gunakan dengan mengklik tombol Exclude di bagian Custom Audience. Akan muncul kolom kedua di bawah kolom yang biasa kita gunakan untuk memilih Custom Audience (untuk yang belum tau mengenai Custom Audience, bisa klik di sini untuk penjelasan lebih lanjut).
Sebagai contoh, saya memilih Custom Audience orang-orang yang mengunjungi blog saya dalam 30 hari terakhir (web visitor – last 30 days). Namun saya mengecualikan orang-orang yang sudah mengunjungi blog saya dalam 7 hari terakhir (web visitor – last 7 days). Artinya, audience yang mengunjungi blog saya dalam seminggu terakhir tidak akan melihat iklan saya. Saya bisa menggunakan strategi ini untuk menampilkan iklan hanya pada audience yang belum membaca artikel terbaru yang saya terbitkan 🙂

Anda juga bisa menggunakan fitur ini dengan cara yang serupa. Misalnya anda punya website e-commerce, dan berdasarkan pengamatan, biasanya pelanggan anda membeli barang setiap 2 minggu sekali. Anda bisa menampilkan iklan anda hanya pada orang yang belum membeli dalam 2 minggu terakhir. Dengan demikian, penggunaan budget menjadi lebih optimal.
Exclude Berdasarkan Lokasi Audience
Kita bisa mengecualikan lokasi audience dengan mengklik tombol Exclude saat memilih lokasi. Sebagai contoh, saya memilih target lokasi Indonesia, kecuali Jakarta. Dibandingkan dengan memilih 33 provinsi selain Jakarta sebagai target lokasi, tentunya cara ini lebih cepat dan lebih mudah.

Kita juga bisa menggunakan fitur ini untuk menampilkan iklan/pesan yang berbeda pada audience di lokasi yang berbeda. Misalnya anda punya promo khusus untuk pelanggan di luar Jakarta, maka anda bisa mengecualikan Jakarta dari target lokasi sehingga audience yang ada di Jakarta tidak akan mendapat iklan mengenai promo tersebut.
Exclude Audience dari Detailed Targeting
Selain 2 cara di atas, kita juga bisa mengecualikan audience dengan Detailed Targeting. Cara ini bisa kita gunakan apabila kita memilih audience bukan bersadarkan Custom Audience maupun lokasi. Cukup klik tombol Exclude People di bagian Detailed Targeting.

Sebagai contoh, misalnya anda punya bisnis gaun pengantin. Mungkin anda bisa menggunakan fitur ini untuk memilih audience yang tertarik dengan gaun pengantin, namun dengan pengecualian untuk orang yang sudah menikah. Dengan asumsi bahwa orang yang sudah menikah tentunya tidak membutuhkan gaun pengantin lagi, mengecualikan mereka dari target audience akan membuat iklan kita lebih efektif dan efisien.
What do you think?
Demikian pembahasan kali ini mengenai cara exclude audience. Apabila anda punya pertanyaan atau komentar, silakan isi kolom di bawah ini.
Have a great week ahead!

Mas..apakah punya channel Youtube nya
halo, untuk channel Youtube belum ada