Perbedaan Facebook Campaign Objective
22/02/2018

Pada post sebelumnya saya sudah membahas mengenai bagaimana memulai Facebook Ads. Melanjutkan pembahasan, pada post kali ini saya akan membahas mengenai tujuan beriklan di Facebook atau Facebook Campaign Objective.
Apa itu Facebook Campaign Objective?
Tentunya sebelum beriklan di Facebook, kita semua pasti punya alasan kenapa kita mau mulai beriklan di Facebook. Nah, tujuan kita beriklan itulah yang harus kita pikirkan secara cermat sebelum kita mulai.
Mengapa? Karena supaya Facebook Ads yang kita pasang bisa memberikan hasil yang kita inginkan, pertama-tama kita harus memilih Campaign Objective yang tepat terlebih dahulu. Memilih Campaign Objective yang tepat membuat Facebook dapat memahami tujuan yang ingin kita capai, sehingga algoritma Facebook dapat membantu kita menayangkan iklan kita kepada orang yang tepat.
Misalnya, jika kita punya website online shop, tentunya kita ingin supaya Facebook Ads yang kita pasang bisa mendatangkan customer yang membeli produk kita. Untuk itu, Campaign Objective yang seharusnya kita pilih yaitu Conversions. Di sisi lain, jika kita adalah kreator video dan ingin supaya orang banyak menonton video yang kita buat, kita sebaiknya memilih Video Views.
Lebih jelasnya mengenai perbedaan jenis-jenis Campaign Objective di Facebook akan dibahas sebagai berikut.
Jenis-Jenis Facebook Campaign Objective

Di Facebook, ada 11 Campaign Objective yang bisa kita pilih untuk membantu mencapai tujuan kita.
Brand Awareness
Jika anda baru saja membuat perusahaan/brand baru atau membuka toko baru, maka kemungkinan hanya sedikit orang yang mengenal brand/toko anda. Untuk memperkenalkan brand/toko anda kepada calon customer, Brand Awareness adalah Campaign Objective yang tepat. Brand Awareness memungkinkan iklan anda ditampilkan kepada audience yang akan mengingat brand/toko anda, sehingga mereka tidak akan ragu untuk membeli produk anda.
Reach
Reach digunakan apabila anda menginginkan supaya iklan anda ditampilkan ke sebanyak mungkin audience dengan harga penayangan termurah. Anda juga bisa mengatur frekuensi penayangan iklan, misalnya 2 kali seminggu atau 3 kali seminggu.
Traffic
Apabila anda memiliki website yang mau anda promosikan dan ingin mendatangkan sebanyak mungkin pengunjung ke website anda, Traffic merupakan Campaign Objective yang tepat. Atau jika anda memiliki toko online di marketplace seperti Tokopedia atau Shopee, Traffic juga bisa digunakan untuk mempromosikan toko online anda.
Engagement
Engagement merupakan Campaign Objective yang dapat anda pilih jika anda menginginkan social metrics di Facebook Page anda, seperti Like, Comment, Share. Engagement dapat juga digunakan untuk meningkatkan jumlah Like di Facebook Page anda, dan juga mempromosikan Event yang anda buat.
App Installs
Jika anda mempunyai aplikasi mobile (mobile app) yang ingin anda promosikan supaya banyak yang menginstall aplikasi anda, App Installs merupakan Campaign Objective yang tepat.
Video Views
Video Views sebaiknya anda pilih apabila anda punya konten video yang ingin anda bagikan supaya banyak yang menonton. Video Views memungkinkan iklan anda ditayangkan ke audience yang kemungkinana besar akan menonton video anda.
Lead Generation
Lead Generation banyak digunakan oleh perusahaan/brand yang ingin mengumpulkan database audience untuk keperluan tertentu, Misalnya suatu perusahaan ingin mencari peserta lomba/kontes/sayembara, mereka dapat menggunakan Lead Generation untuk registrasi peserta. Lead Generation memungkinkan anda mendapatkan data diri (nama, email, alamat, dll.) dari target audience anda.
Messages
Campaign Objective Messages digunakan apabila anda ingin menjangkau target customer anda melalui platform Facebook Messenger. Biasanya Messages dipakai untuk keperluan konfirmasi transaksi, customer service, atau memberikan informasi personal kepada customer.
Conversions
Jika ada punya website toko online sendiri, Conversions adalah Campaign Objective yang cocok untuk membantu anda mendatangkan banyak pembeli. Berbeda dengan Traffic, Conversion lebih fokus untuk mendatangkan visitor website yang berpotensi melakukan sesuatu di website anda (misalnya belanja online, atau subscribe newsletter, dll.), sedangkan Traffic bertujuan mendatangkan sebanyak mungkin visitor, walaupun mungkin visitor tersebut tidak melakukan tindakan apa-apa di website anda.
Catalog Sales
Apakah anda pernah mengunjungi website online shopping seperti Blibli, Tokopedia, atau Traveloka, tetapi tidak jadi membeli? Kemudian saat anda membuka Facebook atau Instagram, anda melihat iklan dari produk yang anda lihat sebelumnya di website online shopping tersebut? Jika jawabannya ya, maka iklan yang anda lihat tersebut adalah iklan Catalog Sales, atau sering juga disebut Dynamic Ads. Catalog Sales banyak digunakan untuk remarketing kepada customer yang sudah pernah visit website sehingga kita bisa menayangkan iklan produk yang tepat kepada orang yang bersangkutan, sehingga kemungkinan orang tersebut membeli akan semakin besar.
Store Visits
Store Visit biasanya digunakan oleh toko-toko offline atau retailer, tujuannya untuk mendatangkan customer ke toko mereka. Store Visit memungkinkan para retailer untuk meng-upload lokasi toko-toko mereka, sehingga apabila retailer tersebut mempunyai puluhan atau ratusan toko, tidak perlu membuat iklan terpisah untuk masing-masing toko.
What do you think?
Nah setelah paham perbedaan masing-masing Facebook Campaign Objective, mudah-mudahan anda bisa menggunakan campaign objective yang tepat, sesuai dengan kebutuhan anda. Apabila masih ada pertanyaan atau komentar, bisa ditulis di kolom komentar di bawah ini ya.

Kalo untuk seorang affiliate marketer kira-kira apa yg cocok untuk campaign objective nya
umumnya pakai Conversion. namun bisa juga pakai kombinasi beberapa objective seperti Video View-Conversion-Catalog Sales
Misi mau tanya, kalau untuk brand baju baru dan sudah ada instagram dan di market place sebaiknya pilih tujuan iklan, traffic atau convertion atau ke halaman Instagram ya? Terimakasih mohon bantuan jawabnya
tergantung tujuan beriklan. apabila untuk meningkatkan sales bisa dengan conversions.
Hallo masa mas klo kita punya usaha toko ofline ex klinik itu lebih baik pilih objective store visit ya atau ada yg lebih baik ? Dan KPI nya yg perlu di tentukan seperti apa ya nnt ? Waktu di dashboard FB manager nya
store visit bisa namun untuk reporting jumlah yang visit aktualnya kalau untuk Indonesia belum bisa. kalau saya rekomendasikan, apabila bisa mendapatkan email/no hp dari pengunjung yang datang, bisa gabungkan store visit dengan offline conversions, jadi nanti metrics nya bisa kelihatan bagus atau tidaknya