Menggunakan Fitur Dynamic Creative
18/02/2019

Dynamic Creative merupakan salah satu fitur yang sudah cukup lama ada di Facebook Ads Manager namun jarang yang mengetahui kegunaannya. Lalu apa bedanya dengan Dynamic Ads yang kita bahas di artikel sebelumnya?
Dynamic Ads sendiri merupakan fitur untuk menampilkan iklan berdasarkan produk yang relevan dengan audience yang tertarik dengan produk tersebut. Dynamic Ads berhubungan erat dengan pembuatan product catalog dan Facebook Pixel.
Berbeda dengan Dynamic Ads, Dynamic Creative lebih berguna dalam menampilkan kombinasi materi iklan yang akan memberikan hasil yang paling optimal.
Dynamic Creative memungkinkan para advertiser untuk memasukkan 5 headline, 5 teks iklan, 5 deskripsi, 5 Call to Action (CTA), dan 10 gambar/video berbeda untuk membuat 1 iklan. Nantinya sistem secara otomatis akan menghasilkan kombinasi-kombinasi berdasarkan gambar-teks-headline yang kita masukkan.
Cara Menggunakan Fitur Dynamic Creative
Cara mengaktifkannya cukup mudah. Saat membuat iklan, di level Ad Set cukup aktifkan dengan mengklik tombol seperti di screenshot di bawah ini:

Apabila sudah diaktifkan, selanjutnya kita bisa melakukan setting Ad Set seperti biasanya. Meliputi targeting audience, bid, budget, jadwal, dan lain sebagainya. Tidak banyak perbedaan dengan setting tanpa mengaktifkan fitur ini.
Perbedaan utamanya terletak saat kita berada di level Ad. Kita dapat memilih untuk memasukkan 5 headline, 5 teks iklan, 5 deskripsi, 5 Call to Action (CTA), dan 10 gambar/video berbeda untuk membuat 1 iklan.


Setelah semuanya dimasukkan, iklan cukup dipublish seperti biasa.
Kapan Menggunakan Fitur Dynamic Creative?
Jawabannya yaitu saat kita mempunyai banyak pilihan gambar-teks-headline yang mau coba digunakan untuk beriklan. Bayangkan apabila kita mempunyai 5 headline, 5 teks iklan, 5 deskripsi, 5 Call to Action (CTA), dan 10 gambar/video. Untuk mencoba semua kombinasinya kita harus membuat banyak sekali iklan berbeda! Dari pada membuat banyak iklan dengan masing-masing kombinasi, akan lebih efisien menggunakan Dynamic Creative.
Namun tentunya harus dipastikan kombinasi teks-gambar-headline yang kita masukkan mempunyai relevansi satu dengan lainnya. Jangan sampai ada kombinasi yang menghasilkan pesan iklan yang kurang jelas atau tidak nyambung, supaya nanti audience nya tidak bingung dengan iklan yang ditampilkan.
What do you think?
Apakah anda mempunyai pengalaman menggunakan fitur Dynamic Creative? Bagikan pengalaman anda pada kolom di bawah ini.
Have a great week ahead!
