Membuat Event Source Group
09/10/2018

Melanjutkan post sebelumnya, kali ini kita akan membahas cara membuat Event Source Group.
Apa itu Event Source Group?
Buat para digital marketer, sebetulnya masing-masing platform yang kita gunakan mempunyai data yang berharga. Website (pixel), mobile app, maupun Facebook Page kita tentunya menyimpan data interaksi dengan customer kita. Dalam perjalanannya membeli produk kita, bisa jadi customer melalui beberapa titik yang berbeda-beda, misalnya melihat post di Facebook Page, kemudian mengunjugi website kita, lalu membeli produk lewat mobile app.
Data dari setiap titik tersebut bisa kita kumpulkan dan kita olah untuk keperluan analisa lebih mendalam. Oleh sebab itu kita perlu membuat Event Source Group di Facebook.
Event Source Group memungkinkan kita untuk menggabungkan data Facebook Pixel di website, SDK di mobile app, dan juga data dari Facebook Page. Dengan demikian kita bisa mempunyai data yang lebih lengkap mengenai titik-titik penting perjalanan customer dalam membeli produk kita.
Cara Membuat Event Source Group
Pada Business Settings, pada bagian Data Sources, pilih Event Source Group kemudian klik Add.

Kita akan diminta untuk memasukkan platform mana saja yang datanya mau kita buat dalam grup untuk dianalisa. Pilih Facebook Page, Pixel, dan mobile app anda (jika ada) di sini.

Data dari Group yang kita buat dapat kita analisa di Facebook Analytics.

Kegunaan Event Source Group
Seperti yang sudah dibahas sebelumnya di atas, manfaat utama dalam penggabunan data ini yaitu memungkinkan kita untuk melakukan analisa data dari beberapa platform sekaligus. Pada post sebelumnya saya sempat membahas sedikit mengenai analisa audience, yaitu korelasi mengenai engagement di Facebook Page saya dengan jumlah konten yang dibaca di blog ini.
Dari gabungan data Facebook Page, Pixel, dan juga mobile app, kita bisa mengetahui perjalanan customer kita dengan lebih akurat. Apakah mereka pertama kali mengunjungi website atau mobile app? Apakah mereka berinteraksi dengan Page terlebih dahulu? Apakah mereka membeli dengan website atau mobile app? Apakah mereka menggunakan salah satu saja dari website atau mobile app, atau keduanya sekaligus?
Pembahasan mengenai customer journey ini tentunya cukup panjang dan mendalam, jadi akan saya bahas lebih detail pada post selanjutnya.
What do you think?
Apakah menurut anda gabungan data ini akan membantu anda dalam melakukan analisa customer? Tuliskan komentar maupun pertanyaan anda pada kolom di bawah ini.
Have a great week ahead!
