Menjalankan Campaign Brand Awareness

campaign brand awareness di facebook instagram
Share artikel ini

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas bagaimana caranya menjalankan campaign dengan fokus ke brand awareness di Facebook dan Instagram. Dan masih berhubungan juga dengan artikel sebelumnya tentang menjalankan campaign di masa pandemi, menjalankan campaign brand awareness merupakan salah satu pilihan yang bisa diambil oleh para pelaku bisnis di saat sekarang.

Agak berbeda dengan artikel-artikel sebelumnya yang lebih banyak membahas tentang iklan dengan fokus di performance, kali ini kita akan membahas bagaimana menjalankan campaign yang tujuannya branding. Ada perbedaan yang cukup mendasar yang perlu kita ketahui terlebih dahulu sebelum membahas detail campaignnya.

 

Buying Type Iklan

Sebetulnya ada 2 tipe iklan (buying type) yang bisa kita pilih saat beriklan di Facebook dan Instagram, yaitu Auction atau Reach and Frequency.

buying type di facebook

Buying Type Auction

Ini merupakan buying type yang ada di pilihan default dan merupakan buying type yang paling umum digunakan. Apabila anda bingung selama ini anda beriklan menggunakan buying type apa, kemungkinan besar anda menggunakan buying type auction.

Pada buying type auction, yang menjadi fokus beriklan adalah performance (bisa berupa sales, leads, contact, dll). Sehingga apabila kita menjalankan campaign auction, kita boleh dibilang tidak akan terlalu fokus ke jumlah impressions atau reach, selama performance iklannya bagus.

 

Buying Type Reach and Frequency

Kebalikannya dari buying type auction, buying type Reach and Frequency (RnF) tidak berfokus di performance, melainkan lebih ke penayangan iklan yang stabil dan terukur (predictable delivery). Berbeda dari auction, pada campaign RnF kita bisa menentukan berapa jumlah reach, impressions, atau frekuensi iklan yang kita inginkan untuk ditampilkan. Oleh karenanya, RnF cocok digunakan untuk campaign brand awareness. Namun, karena fokusnya lebih ke penayangan yang stabil, campaign RnF biasanya tidak memberikan hasil yang bagus dari sisi performance lower funnel.

Campaign dengan buying type RnF boleh dibilang sebagai campaign yang “hampir 100% digaransi” untuk selalu tercapai sesuai yang kita set (walaupun di beberapa kejadian tetap ada yang tidak tercapai). Artinya, apabila di awal kita set supaya mendapatkan angka Reach tertentu, kemungkinan besar angka tersebut akan tercapai. Kita akan bahas lebih detail mengenai ini.

 

Menjalankan Campaign Brand Awareness dengan Reach and Frequency

Saat membuat campaign, pastikan anda memilih Reach and Frequency buying. Tidak semua Ad Account memiliki pilihan ini, tapi biasanya yang sudah lama beriklan akan memiliki pilihan tersebut.

Seperti yang anda lihat, tidak semua jenis Campaign yang tersedia pada Auction ada pada RnF. Dan biasanya untuk bisnis yang ingin menjalankan campaign brand awareness, bisa menggunakan jenis campaign Brand Awareness, Reach, atau Video Views.

reach and frequency untuk campaign brand awareness

 

Secara umum, setting RnF tidak jauh berbeda dengan Auction. Hanya saja pada campaign RnF ada beberapa yang harus diset dari awal, seperti:

  • Start dan End Date: Iklan tidak bisa diset berjalan terus tanpa End Date seperti di campaign auction.
  • Format iklan: kita harus menentukan dari awal format iklan yang nantinya akan kita gunakan. Apabila format tidak kita set sejak awal, kita tidak bisa memasukkan iklan dengan format tersebut. Hal ini juga dijadikan patokan oleh sistem Facebook untuk menentukan penayangan iklan yang terukur (predictable delivery) sejak awal.

format iklan reach and frequency

 

  • Jumlah Reach dan angka Frekuensi: sesuai nama buying type nya, tentunya kita harus menentukan juga jumlah audience yang ingin kita berikan iklan, berserta dengan seberapa sering mereka akan melihat iklan kita.

menentukan reach di campaign brand awareness

 

menentukan frekuensi di campaign brand awareness

 

Best Practice Campaign Brand Awareness

Berdasarkan studi yang dilakukan oleh Facebook, audience bisa lebih kenal dan ingat dengan brand kita apabila terpapar oleh iklan kita secara konstan dalam periode tertentu. Oleh sebab itu, untuk bisa menjalankan campaign brand awareness dengan optimal, ada 3 metrics yang harus diperhatikan:

  • Reach: usahakan mencapai 50-60% dari target audience. Misalkan target audience yang kita set totalnya ada 10 juta orang, artinya untuk campaign RnF ini kita harus set angka Reach sekitar 5-6 juta orang.
  • Frekuensi: usahakan mencapai frekuensi 2 kali seminggu. Jika total durasi campaign adalah 6 minggu, maka kita harus set angka total frekuensi di angka 12.
  • Durasi: set durasi campaign supaya berjalan antara 6-12 minggu.

 

Apakah artinya jika kita ingin menjalankan campaign brand awareness dengan buying RnF, ketiga metrics tadi harus terpenuhi? jawabannya tidak harus, namun tentunya sayang sekali apabila kita menjalankan campaign dengan setengah-setengah. Hasilnya juga jadi tidak optimal. Jika memang menginginkan supaya brand awareness anda meningkat, sebisa mungkin usahakan untuk menjalankan campaign sesuai dengan best practice yang ada.

 

What do you think?

Apakah anda pernah menjalankan campaign dengan buying Reach and Frequency sebelumnya? Bagikan pertanyaan atau komentar anda pada kolom di bawah ini.

Have a great week ahead!


Share artikel ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *