Optimalisasi Materi Iklan dengan Asset Customization
18/11/2018

Ada berita baik bagi advertiser yang sering menggunakan Automatic Placement: adanya fitur baru yang bernama Asset Customization.
Masalah yang seringkali muncul saat menggunakan Automatic Placement adalah perbedaan rasio ukuran gambar atau video yang digunakan dalam placement yang berbeda. Misalnya untuk placement Facebook Feed dan Audience Network kebanyakan menggunakan rasio 16:9 (horizontal), sedangkan Instagram Feed dapat menggunakan rasio 1:1 (square). Namun yang menjadi masalah terbesar adalah placement stories: Facebook Stories dan Instagram Stories. Rasio ukurannya lain dari yang lain: 9:16 (vertikal).
Jika menggabungkan placement stories dengan placement lainnya, tampilan di iklan stories tentunya tidak maksimal dan hasilnya kurang menarik. Contohnya seperti ini:

Pada contoh di atas, image yang digunakan adalah 1:1 sehingga tidak memenuhi layar dalam iklan stories.
Biasanya untuk mengakalinya, bisa dibuat 2 Ad Set berbeda:
- 1 Ad Set dengan semua placement kecuali stories
- 1 Ad Set dengan placement stories saja
Namun tentunya hasilnya tidak bisa semaksimal jika menggunakan Automatic Placement tanpa dipisah menjadi 2 Ad Set.
Asset Customization memungkinkan kita untuk menggunakan rasio ukuran gambar yang berbeda untuk setiap placement yang berbeda.
Menggunakan Asset Customization
Pada saat membuat Ad Set, pastikan placement yang dipilih mendukung untuk digunakannya Asset Customization. Ada indikator yang menunjukkan placement yang bisa digunakan dalam Asset Customization.

Kemudian, di pada saat membuat iklan di level Ad, ada pilihan untuk menggunakan gambar untuk placement yang berbeda.

Di sinilah kita bisa memilih gambar dengan rasio yang berbeda untuk masing-masing placement. Misalnya:
Rasio 16:9 untuk Facebook Feed

Rasio 1:1 untuk Instagram Feed

Rasio 9:16 untuk stories

Dengan demikian penayangan iklan bisa semakin maksimal karena bisa menggunakan rasio ukuran yang paling optimal untuk masing-masing placement.
Fitur ini tampaknya masih dalam proses roll-out secara bertahap. Jadi kemungkinan belum semua advertiser mendapatkan akses ke fitur ini. Namun bagi yang sudah mendapatkan fitur ini, bisa dicoba dan dianalisa hasilnya.
What do you think?
Apakah anda termasuk yang sudah mencoba fitur Asset Customization ini? Berikan pendapat maupun pertanyaan anda pada kolom di bawah ini.
Have a great week ahead!
